Tips Mudah Memotong Rambut Anak

* Bila tak mau ke salon

sat-jakarta.com – Tak masalah bila Mama lebih suka membawa batita ke salon untuk menggunting rambut. Namun, buatlah si kecil familiar dengan situasi atau kondisi saat pemotongan rambut. Misalnya, dengan mengajak anak mengunjungi salon tersebut sehari sebelumnya untuk mengobservasi. “Saat observasi, ceritakan pada anak mengenai apa yang terjadi di sana dan beri pengertian bahwa kapster merupakan orang yang terlatih di bidangnya sehingga tidak perlu khawatir proses pemotongan rambut tersebut akan melukai anak,” ujar Melok.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di jakarta

“Mama dan Papa juga dapat mengajak anak berkenalan terlebih dulu dan bercakap-cakap dengan kapster yang akan memotong rambut anak.” Paling baik memang mengunjungi tempat potong rambut yang sudah menjadi langganan, sehingga anak sudah terbiasa dengan situasinya, bahkan mungkin terbiasa bermain-main sembari menunggu anggota keluarga lainnya memotong rambut.

Sama seperti di rumah, saat di salon, kenalkan anak dengan alat-alat yang digunakan di salon seperti gunting dan sisir, juga jubah lebar untuk menutupi tubuh dari potongan rambut. Menurut Melok, beberapa batita merasa cemas karena ketika potong rambut ia harus ditutupi dengan jubah lebar yang dipersepsinya sebagai sesuatu yang membatasi gerak. Jika batita tidak nyaman dengan jubah lebar itu, bawa saja syal atau selimut kesayangan dari rumah.

Atau jika anak takut melihat pantulan wajahnya di cermin besar, posisikan dirinya duduk membelakangi cermin. Saat ini sudah banyak ditemukan salon dengan kelengkapan yang sesuai bagi anak-anak. Misalnya, tempat duduk berbentuk mobil-mobilan. “Ini akan menghilangkan rasa takut dan membantunya meng asosiasikan proses memotong rambut sebagai proses yang menyenangkan,” tutur Melok.

* Bila tak mau duduk diam

Meminta batita untuk diam sebaiknya dilakukan dengan memberi tahu berapa lama ia harus duduk diam. Katakan padanya bahwa proses memotong hanya lima menit, misalnya. Tunjukkan pada jam bahwa lima menit adalah pergeseran jarum panjang dari angka 12 ke angka 1, atau angka 1 ke angka 2. Cari waktu yang terdekat dengan saat Mama ingin memotong kukunya, lalu tepatilah rentang waktu yang disepakati. Dengan demikian si kecil akan tahu setelah waktu yang dijanjikan ia dapat kembali bermain seperti sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *