Dua Cukong Pembeli Pil Narkoba Cipondoh Diburu Polisi Bagian 2

Arief menuturkan, Mulyadi berada paling atas dalam rantai bisnis pabrik Cipondoh. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114, 113, 112, dan 132 UndangUndang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Para tersangka terdiri atas bos, pemilik pabrik, distributor, hingga kurir. Arief menceritakan, para tersangka diburu satu per satu setelah polisi mengungkap paket pil PCC dari kargo Bandara SoekarnoHatta pada pertengahan Juli lalu. Pil PCC mengandung narkotik golongan I, yakni carisoprodol.

Adapun tersangka yang ditangkap pada tahap awal adalah kurir dan penerima paket. Dari tersangka tersebut, polisi menciduk distributor pil PCC di Bekasi, Jawa Barat, berinisial SY, berikut ratusan ribu pil PCC siap edar. SY mengungkapkan informasi bahwa produksi pil dilakukan oleh MY di Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi kemudian menangkap MY di rumahnya di Citra Garden dan men yita bahan baku pil PCC di Park Risidence, Jakarta Barat. Menurut Arief, dari penangkapan MY inilah polisi akhirnya menggerebek pabrik pembuatan pil PCC di Cipondoh pada 17 Juli lalu. Pabrik tersebut dikendalikan oleh suamiistri Tarlani dan Sri Yeni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *