DKI Batalkan Proyek Tiga Rumah Susun Senilai Rp 361,4 Miliar

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta mencoret anggaran pembangunan tiga rumah susun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. Anggaran yang dicoret tersebut sedianya diperuntukkan bagi pembangunan rumah susun Ujung Menteng dengan pagu anggaran Rp 361,4 miliar, PIK Pulogadung Rp 188,2 miliar, dan revitalisasi rumah susun Karang Anyar sebesar Rp 162, 8 miliar.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Rakyat DKI Jakarta, Meli Budiastuti, menuturkan pencoretan anggaran itu dilakukan karena proyek tidak bisa dikerjakan pada tahun tunggal atau single year. “Harus multiyear,” kata dia seusai rapat bersama Komisi Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI, kemarin.

Ketua Komisi Bidang Pembangunan DPRD DKI, Iman Satria, menyayangkan pencoretan anggaran tersebut karena membuat tidak ada pembangunan rumah susun baru pada tahun ini. Pencoretan anggaran tersebut juga menambah sisa lebih penggunaan anggaran (silpa). “Itu hampir Rp 1 triliun akan menjadi silpa, kan enggak keruan,” tutur politikus Partai Gerindra itu, kemarin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *