Dua Cukong Pembeli Pil Narkoba Cipondoh Diburu Polisi Bagian 2

Arief menuturkan, Mulyadi berada paling atas dalam rantai bisnis pabrik Cipondoh. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114, 113, 112, dan 132 UndangUndang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Para tersangka terdiri atas bos, pemilik pabrik, distributor, hingga kurir. Arief menceritakan, para tersangka diburu satu per satu setelah polisi mengungkap paket pil PCC dari kargo Bandara SoekarnoHatta pada pertengahan Juli lalu. Pil PCC mengandung narkotik golongan I, yakni carisoprodol.

Adapun tersangka yang ditangkap pada tahap awal adalah kurir dan penerima paket. Dari tersangka tersebut, polisi menciduk distributor pil PCC di Bekasi, Jawa Barat, berinisial SY, berikut ratusan ribu pil PCC siap edar. SY mengungkapkan informasi bahwa produksi pil dilakukan oleh MY di Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi kemudian menangkap MY di rumahnya di Citra Garden dan men yita bahan baku pil PCC di Park Risidence, Jakarta Barat. Menurut Arief, dari penangkapan MY inilah polisi akhirnya menggerebek pabrik pembuatan pil PCC di Cipondoh pada 17 Juli lalu. Pabrik tersebut dikendalikan oleh suamiistri Tarlani dan Sri Yeni.

Dua Cukong Pembeli Pil Narkoba Cipondoh Diburu Polisi

Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bandar Udara Soekarno-Hatta tak puas mencokok 10 orang yang terlibat dalam produk dan distribusi pil PCC (paracetamol caffeine carisoprodol) buatan pabrik rumahan di Kaveling DPR, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Polisi kini memburu dua pembeli partai besar pil yang mengandung narkoba tersebut, yaitu IG dan AY. “Kami masih memburu dua orang lagi, mereka pembeli dalam partai besar,” kata Kepala Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Arief Ardiansyah, kemarin.

Arief menyebutkan tim penyidik memburu mereka ke Kendari, Sulawesi Tenggara. “Posisi mereka terakhir di sana.” Peranan dua pembeli pil PCC itu, menurut dia, diketahui dari keterangan 10 tersangka yang terjaring kasus pil mengandung narkotik golongan I tersebut. Sepuluh tersangka yang sudah ditahan adalah Astio Nugraha (ANR) sebagai penerima paket dan kurir, Ayub (AB) sebagai penjual, Diki (DK) sebagai penjual, Iskandar (IR) sebagai penjual, Sri Yeni (Sy) sebagai pemilik pabrik, Syamsul Rizal (SL) sebagai pembeli, Tarlani (TL) sebagai pembuat dan pemilik pabrik, Rana Manggala (RM) sebagai karyawan, Apin Fauzi sebagai karyawan, serta Mulyadi, penyuplai bahan baku.

DKI Batalkan Proyek Tiga Rumah Susun Senilai Rp 361,4 Miliar Bagian 2

Bahkan anggota Komisi Bidang Pembangunan, Manuara Siahaan, menilai pencoretan anggaran pembangunan tiga rumah susun menunjukkan kecerobohan Dinas Perumahan ketika membuat perencanaan anggaran. “Sangat konyol. Masak, Dinas enggak bisa memperkirakan kapan akan rampung pembangunan rumah susun itu?” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut.

Meli menerangkan alasannya mencoret anggaran, yaitu revitalisasi rumah susun Karang Anyar memerlukan waktu lebih lama karena harus memindahkan penghuni rumah susun itu terlebih dulu. “Bangunan lamanya juga harus dilelang lebih dulu untuk menghapuskan asetnya. Jadi, tidak memungkinkan bila single year.”

Sebelumnya, dia telah meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI mengubah pembangunan tiga rumah susun tersebut menjadi tahun jamak. Tapi usul itu ditolak karena penyusunan anggaran daerah 2018 terjadi dalam periode pergantian gubernur. Dalam masa transisi tersebut, Dinas Perumahan tak bisa mengajukan anggaran dengan tahun jamak. Dinas pun akan mengusulkan kembali pembangunan tiga rumah susun tadi dalam tahun jamak, yakni anggaran tahun depan hingga 2020.

DKI Batalkan Proyek Tiga Rumah Susun Senilai Rp 361,4 Miliar

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta mencoret anggaran pembangunan tiga rumah susun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. Anggaran yang dicoret tersebut sedianya diperuntukkan bagi pembangunan rumah susun Ujung Menteng dengan pagu anggaran Rp 361,4 miliar, PIK Pulogadung Rp 188,2 miliar, dan revitalisasi rumah susun Karang Anyar sebesar Rp 162, 8 miliar.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Rakyat DKI Jakarta, Meli Budiastuti, menuturkan pencoretan anggaran itu dilakukan karena proyek tidak bisa dikerjakan pada tahun tunggal atau single year. “Harus multiyear,” kata dia seusai rapat bersama Komisi Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI, kemarin.

Ketua Komisi Bidang Pembangunan DPRD DKI, Iman Satria, menyayangkan pencoretan anggaran tersebut karena membuat tidak ada pembangunan rumah susun baru pada tahun ini. Pencoretan anggaran tersebut juga menambah sisa lebih penggunaan anggaran (silpa). “Itu hampir Rp 1 triliun akan menjadi silpa, kan enggak keruan,” tutur politikus Partai Gerindra itu, kemarin.

HP Terbaik untuk download film di Gudang Movie

HP Terbaik untuk download film di Gudang Movie Sebuah perusahaan bernama Turing Robotic Industries (TRI), yang namanya diambil dari ahli matematika asal Inggris Alan Turing, baru saja memperkenalkan sebuah smartphone yang diklaim sangat aman dan sangat kuat. Turing Phone adalah hasil pemikiran Turing Phone, Smartphone Teraman dengan Bodi Liquidmorphium dari pendiri perusahaan SYL Chao, dan bertujuan untuk memperkenalkan teknologi decentralized authentication dengan static key exchange. Dengan teknologi tersebut, Turing Phone menciptakan jaringan komunikasi yang terproteksi yang sepenuhnya terisolasi dan aman. Selain itu Turing Phone dibuat dengan rangka berbahan “liquidmorphium”, sebuah campuran bahan yang diklaim oleh TRI lebih kuat dibandingkan besi atau bahkan titanium. Selain itu smartphone ini juga terbuat dari bahan aluminium, keramik dan plastik. Meski begitu TRI cukup percaya diri bahwa Turing Phone buatan mereka sangat kuat secara fisik. Selain tingkat keamanan yang tinggi dan memiliki material kuat, perangkat ini hadir dengan spesifikasi yang lumayan bagus.

Prosesor yang digunakan adalah Qualcomm Snapdragon 801 2.5GHz quadcore, RAM 3GB dan menjalankan sistem operasi Android 5.0 Lollipop. Selain itu Turing Phone dipersenjatai dengan kamera 13MP dan kamera selfie 8MP. Turing Phone memiliki layar berukuran 5.5 inci dengan resolusi 1920×1080 pixel. Rencananya pre-order Turing Phone akan dimulai pada tanggal 9 Juli mendatang, dan akan tersedia di AS pada tanggal 10 Agustus. Turing Phone dengan memori internal 64GB akan dijual seharga $740 atau setara Rp 9,5 juta. Sedangkan versi 128GB dibanderol $870 atau Rp 11 jutaan.

Internet yang Lancar untuk Akses WA WEB

Internet yang Lancar untuk Akses WA WEBLayanan Baru XL Sisternet Guna mengajak perempuan Indonesia lebih melek internet, XL telah meluncurkan layanan khusus bertajuk Sisternet. Ini merupakan gerakan sosial yang diwujudkan oleh XL untuk mendorong kemajuan perempuan Indonesia melalui pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi keluarga atau menjalankan bisnis yang digelutinya. XL juga menyediakan aplikasi Sisternet, yakni aplikasi layanan dengan beragam feature yang bermanfaat dan ditujukan bagi kaum perempuan di seluruh Indonesia. Dalam aplikasi ini terdapat berbagai feature yang semuanya memfasilitasi kebutuhan utama perempuan, seperti berbagai tips kesehatan, gaya hidup, kecantikan, dan sebagainya. Pelanggan XL dan masyarakat umum bisa menggunakan layanan ini dengan mengunjungi www.sisternet.co.id. Untuk versi mobile, pengguna Android bisa mengunduhnya di Google Play Store, juga www.gudangapp.com

Pedas-Gurih Bulgogi

B agi penggemar kuliner khas daratan Korea, nama tentu tidak asing. bulgogi Ingatan rasa manis, gurih, dan rasa umami langsung muncul begitu kata bulgogi digaungkan. Begitu pula tampilannya yang berwarna kecokelatan dengan taburan biji wijen yang kontras dengan warna pucat daging matang. Di selatan Jakarta, tepatnya di Mal Gandaria City, hadir sebuah restoran Korea yang menawarkan varian bulgogi sebagai menu andalan. Restoran bernama Darin itu menjuluki dirinya sebagai The Master of Noodle. Dedy Kusdiantoro, sang kapten restoran itu, mengatakan ciri khas restoran ini adalah resepnya yang betul-betul autentik dari Negeri Ginseng.

Untuk menjaga keotentikannya, menurut dia, sang pemilik tak ragu mendatangkan koki khusus dari Korea yang paham betul bagaimana menciptakan hidangan bercita rasa khas Korea. “Bahan-bahan baku yang tidak bisa kami dapatkan di Indonesia diimpor langsung dari Korea untuk menjaga keautentikan rasa,” kata dia, pekan lalu. Dengan begitu, orangorang yang memiliki pengalaman menyantap hidangan Korea di negeri asalnya tak merasa ”tersesat” ketika menyantap menu di restoran yang baru setengah tahun menempati lantai dua mal di Jakarta Selatan tersebut. Di restoran ini, kami menjajal Bulgogi Tteokbokki yang disajikan dalam porsi besar, dapat disantap oleh 3-5 orang dewasa. Dalam bahasa Korea, bulgogi berarti daging sapi bakar. Kata ”bul” bermakna api dan “gogi” berarti daging sapi. Sebelum dibakar, daging diiris tipis-tipis, lalu direndam dalam bumbu bawang putih, jahe, gula atau madu, minyak wijen, dan kecap. Seperti di negara asalnya, bulgogi di Darin disajikan lengkap dengan nasi hangat dan kimchi. Bulgogi ini berbeda dari menu serupa yang ditawarkan oleh restoran sejenis. Di sini, menu bulgogi yang manis disulap menjadi pedas. Tentu saja atas permintaan konsumen. Ada tiga pilihan level pedas yang ditawarkan, yakni reguler, spicy taste, dan hot spicy taste.

Kami menantang ”kekuatan” nyali masingmasing dengan memesan level pedas tertinggi. “Lagi pula biasanya pedasnya kuliner luar tak sepedas kuliner kita (Indonesia),” kata Nita Dian, teman makan saya, penggemar berat jajanan ala Korea. Pedas-Gurih Bulgogi Mengandalkan resep dan bumbu autentik. Bulgogi yang manis disulap menjadi tiga level pedas. Selain itu, bayangan sensasi pedas tak begitu kentara ketika kami mencermati gambar menu ini dalam daftar menu. Sambil menunggu pesanan datang, kami menyantap gun mandu, sejenis pangsit yang di dalamnya berisi sayur, daun bawang, dan daging cincang. Disebut gun mandu lantaran diproses dengan cara digoreng, bukan direbus atau dikukus. Gun mandu disantap dengan saus asin gurih dengan sedikit cabai yang dipotong kecilkecil untuk memperkaya rasa lewat sensasi pedas ringan. Tak sampai 30 menit menunggu, bulgogi yang kami pesan datang. Bayangan hidangan Korea yang manis dengan sensasi pedas ringan runtuh saat menyeruput kuah merahnya. Sedikit di atas ekspektasi, pedasnya cukup menyengat lidah dan membuat perut terasa hangat. Tepat rasanya jika memesan minuman hangat untuk melunturkan rasa pedasnya karena air es justru akan memperburuk sensasi terbakar menyengat di lidah. Meski pedas, sensasi pedas tersebut tetap terasa nyaman di lidah hingga hidangan tandas. Bulgogi ini terdiri atas potongan daging, mi kering yang perlahan-lahan akan matang karena kuah yang terus dipanaskan, telur puyuh, sosis, tteokbokki (roti beras Korea), jamur shimeji, semacam kulit pangsit goreng, dan bihun. “Porsi seimbang dengan harga,” ujar Nita. Kuahnya yang merah kental terasa kaya akan rasa. Dalam satu seruputan, kita akan merasakan asam, manis, umami, dan pedas. “Rasanya lebih nendang, lebih terasa pedasnya, tidak hambar,” kata Diko Oktara, kawan makan saya yang lain. Dagingnya pun terasa lembut, empuk. “Lebih segar,” ujar dia. Di selatan Jakarta, bulgogi juga jadi andalan restoran Korea lainnya, JJang. Bulgogi yang ditawarkan di restoran ini cocok untuk seseorang yang ingin menyantap bulgogi dengan porsi mi lebih banyak. Juga cocok untuk lidah yang tidak tahan dengan rasa bumbu tajam. Selain itu, porsi sayuran yang ditawarkan lebih sedikit, sehingga terasa puas menyantap daging dan mi yang berlimpah. Selain bulgogi, kami memesan Jjang Myeon ayam di Restoran Darin. Mi ini tidak berkuah dengan bumbu bawang bombai yang sangat melimpah dan cincangan daging ayam. Dominasi rasa manis dan umami membuat hidangan ini cocok untuk penyuka makanan manis. “Ini salah satu kreasi dari chef kami, hidangan oriental diramu menjadi lebih bergaya Korea,” kata Dedy Kusdiantoro. Untuk mencoba tiga menu di Darin, kami merogoh kocek sekitar Rp 300 ribu, sudah termasuk pajak dan biaya pelayanan.

Sabun Alami

Semua bermula dari ruam-ruam merah di kulit anaknya. Anissa Sudjatmiko merasa ada yang tak beres dengan sabun yang digunakan untuk mandi anaknya. Tidak ingin membiarkan alergi itu terus mendera, ia pun mencoba meracik sabun sendiri. “Dengan racikan sendiri, saya jadi tahu apa saja yang harus dikurangi dan ditambah untuk merawat kulit anak saya,” kata Anissa. Galuh Sekartaji punya kisah yang mirip dengan cerita Anissa. Ia membuat sabun herbal—demikian dia menamainya—bermula dari alergi yang dialami ibunya. Kandungan sodium lauryl sulphate (SLS), yang memicu produk sabun dan sampo berbusa banyak, membuat kulit ibunya terasa panas dan gatal. Ia pun memutuskan membikin sabun sendiri dari bahanbahan alami. “Busanya aman untuk kulit sensitif. Tidak menyakiti dan limbahnya tidak berbahaya,” tutur Galuh. Aktivitas Anissa dan Galuh membuat sabun sendiri itu berlanjut hingga kini. Anissa bercerita, bahan dasar untuk membuat sabun mudah ditemukan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Minyak kelapa dan minyak zaitun adalah senjata utama. “Minyak kelapa berfungsi sebagai agen pembersih yang paling tinggi. Karena itu, dalam membuat sabun, saya memainkan komposisi bahan ini,” ujar Anissa. Jika menginginkan sabun yang daya bersihnya tinggi dan menimbulkan sensasi kesat, Anissa akan menambahkan banyak minyak kelapa sebagai bahan bakunya. Tentu saja jenis sabun ini kurang sesuai bagi pemilik kulit sensitif karena akan membuat kulit kering yang memperburuk reaksi kulit. Sedangkan untuk kulit sensitif, menurut Anissa, sabun terbaik adalah yang hanya mengandung sedikit minyak kelapa.

Anissa menyebutkan, inilah kelebihan sabun natural. “Saya berperan sebagai pencipta sabun yang dapat disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Misalnya sabun untuk orang tua saya yang begini, untuk suami yang begini, untuk saya dan anak-anak begini,” ucapnya. Anissa tidak hanya dapat bermain-main dengan komposisi. Dia dapat meramu warna, bentuk, hingga Bikinan Sendiri Sabun Alami Membuat sabun natural bukan lagi sebatas hobi di waktu senggang. Diciptakan sesuai dengan kebutuhan kulit penggunanya. aroma sabun yang akan dibuat. Tidak ada satu sabun yang sama persis, bahkan yang berasal dari cetakan yang sama sekalipun. Bentuknya yang sophisticated membuat tampilannya tidak membosankan sehingga aktivitas mandi pun terasa menyenangkan. Aktivitas mencipta ini, menurut Anissa, menjadi proses meditatif untuk dirinya. Ketika suasana hatinya sedang tak keruan, dia akan menyendiri, membuat sabun, sembari mengendapkan seluruh sesak agar dapat ceria kembali. “Sabun natural ini mendorong kulit melakukan self healing, sementara proses penciptaannya merupakan healing process untuk saya.” Anissa mengungkapkan, dalam membuat sabun, ia mesti menyendiri di ruang khusus selama lebih dari satu jam. Itu dilakukan karena ia menggunakan soda api yang bisa menimbulkan percikan. Lebih dari itu, ia pun merasa memiliki ruang pribadi, me time, yang berharga. Aroma-aroma khas bunga, rempah, dan buah-buahan membuat mood-nya baik kembali. Sementara itu, kecermatan dalam meramu komposisi bahan membuatnya berlatih fokus. Prosesnya, pertama kali dia menuang soda api ke air destilasi murni. Selama proses pencampuran air destilasi dan soda api, adonan dapat mencapai suhu 100 derajat Celsius. Karena itu, perlu didiamkan satu-dua jam lalu dicampur. “Jangan dibalik supaya tidak memercik,” ujarnya. Lalu adonan diaduk perlahan untuk memastikan semua bahan tercampur sekaligus meminimalkan rongga udara. Adonan berbentuk mirip adonan kue ini lantas dimasukkan ke cetakan dan mulai “dipahat”. Setelah itu, didiamkan selama dua-tiga hari untuk dipotong-potong. Meski demikian, sabun ini belum dapat digunakan. “Minimal menunggu empat sampai enam minggu supaya soda apinya hilang. Kalau pakai 100 persen minyak zaitun mesti menunggu selama sembilan bulan,” tuturnya. Berkat hobi ini, dia kerap diundang untuk memberi pelatihan membuat sabun. Sabun buatannya pun kerap dipesan untuk suvenir pernikahan. Anissa tak dapat mematok harga pasti untuk setiap sabun yang dia ciptakan. “Tergantung bahannya, biaya produksinya bervariasi, dari minimal Rp 50-300 ribu, bahkan bisa lebih,” ucapnya.

Sabun yang dihasilkan pun tak banyak. Dari 1 kilogram minyak kelapa, ia dapat menghasilkan sekitar 12 Bahan baku alami untuk membuat sabun natural. Proses pembuatan sabun. Pencetakan sabun. batang sabun. Sementara itu, Galuh berani memasarkannya di bawah label Sekartaji. Perempuan 28 tahun ini konsisten menghasilkan delapan varian sabun dengan khasiat berbeda. Semuanya berbahan alami, seperti dari ampas kopi, yoghurt, madu, dan lidah buaya. “Tidak ada pewarna buatan, pewangi kimia, dan tidak ada pemutih. Pemutih itu dusta bagiku,” ujar Galuh. Bukan hanya sabun, kini Galuh juga sukses mengembangkan minyak rambut, salep madu, minyak telon, detergen, serta air mawar murni dan air kenanga. Anissa pun tengah mempersiapkan diri untuk masuk ke pasar yang lebih luas. Adapun persoalan kulit, yang menjadi alasan keduanya mulai menggemari proses penciptaan sabun, sudah tuntas. Kulit ibu Galuh sudah tak masalah dengan sabun herbal ini. Begitu pula Anissa, “Anak saya tidak ruam-ruam lagi.”

HP Kamera Canggih untuk Download Gambar Keren

HP Kamera Canggih untuk Download Gambar KerenPengamat teknologi informatika, Heru Su tadi, mengatakan kame- – ra ponsel pintar kini mulai dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). “Ke depan, teknologi AI akan makin canggih dan banyak dipakai di ponsel,” kata Heru, kemarin. Salah satu vendor ponsel pintar yang mulai menggunakan teknologi ini adalah Honor, dengan ponsel andalan Honor 10. Presiden Honor Indonesia, James Yang, mengatakan Honor 10 dilengkapi kamera berteknologi AI dengan lensa ganda 24 MP+16 MP, yang dikembangkan dan didukung oleh prosesor Neural Processing Unit (NPU) dalam chipset Kirin 970. “Kamera ini dapat mengenali lebih dari 500 skenario dalam 22 kategori secara real-time,” kata James. Selain itu, kamera ini dapat mengenali garis bentuk berbagai obyek sekitar, seperti langit, tanaman, orang, atau bahkan air terjun, serta mengidentifikasi lokasi mereka secara instan. “Fitur ini didukung dengan teknologi Semantic Image Segmentation (SIS) pertama di industri ponsel pintar,” ujar James. Menurut James, teknologi SIS inilah yang menjadikan Honor 10 berbeda dari ponsel lain.

Teknologi AI 2.0 pada Honor 10 tak hanya disematkan di kamera belakang, tapi juga pada kamera depan beresolusi 24MP, sehingga menjadikan perangkat ini seperti teman swafoto pintar bagi penggunanya.“Fitur ini juga mendukung pengenalan wajah 3D, yang mampu mengoptimalkan detail wajah dan mendeteksi lebih dari seratus titik wajah untuk akurasi piksel,” kata James. Honor bukan ponsel pertama yang memakai teknologi AI. Mei lalu, LG meluncurkan LG G7+ ThinQ yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan di perangkatnya, terutama pada kameranya. “LG G7+ ThinQ merupakan ponsel LG pertama yang dibekali artificial intelligence. AI pada ponsel ini bukan hanya sebagai pengenal wajah, tapi juga bisa mengenali obyek yang diambilnya,” kata Head of LG Mobile Communications Indonesia, Heegyun Jang.

Dengan teknologi AI pada kamera LG G7+ ThinQ, Heegyun melanjutkan, konsumen tinggal memencet tombol dan mendapatkan hasil foto yang bagus sesuai dengan mode yang dikenali AI. Menurut Jang, saat AI diaplikasikan pada kamera ponsel pintar perangkat seharusnya tidak hanya mengenali wajah tapi juga situasi di sekitarnya. “Kamera G7+ ThinQ bisa mengenali 19 obyek, seperti pantai, langit, manusia, kucing, salju, teks, dan lain-lain,” ujarnya. Sebelumnya, Oppo telah mengaplikasikan kecerdasan buatan pada kameranya. Melalui kamera depan, Oppo mengembangkan teknologi ini dalam hal face unlock dan kemampuan kamera. Oppo juga memiliki Oppo F5 yang diklaim dilengkapi kecerdasan buatan pada kamera depan lewat fitur face unlock dan beautification.

ERA SERBA CERDAS

T ren penerapan tek- nologi kecerdasan buatan atau ficial intel (AI) pada ponsel ligence artipintar sepertinya akan makin terus berkembang. Tahun lalu, beberapa ponsel pintar sudah mulai dilengkapi dengan teknologi AI ini, seperti Samsung Galaxy S8, Google Pixel, dan iPhone X. “Saat ini teknologi AI sudah mulai dianggap penting, khususnya untuk mendukung big data maupun machine learning,” kata pengamat teknologi informatika, Heru Sutadi, kemarin. Awal bulan ini, Honor, produsen asal Cina, memperkenalkan ponsel pintar andalannya, Honor 10. Mengusung konsep “Beauty in AI”, Honor memperkenalkan tiga teknologi utama yang merupakan terobosan baru dan terkemuka untuk sektor ponsel pintar. Presiden Honor Indonesia, James Yang, menjelaskan, fitur unggulan pertama adalah teknologi AI 2.0 yang disematkan pada kamera ganda. Fitur kedua, desain CMF1 dengan kaca 3D di bodi belakang yang dilengkapi dengan lapisan optik berskala nano yang terdiri atas 15 lapisan warna berkilau dan dirancang oleh The Paris Aesthetics Center. Fitur unggulan ketiga adalah GPU Turbo, yakni sebuah akselerasi pemrosesan grafis yang menggabungkan perangkat lunak dan keras yang mampu meningkatkan efisiensi pemrosesan grafis ponsel pintar secara signifikan. “Kami percaya bahwa kiat untuk mencapai kesuksesan itu sederhana: menghadirkan produk yang benar-benar bagus kepada konsumen. Itu yang kami coba capai di Honor,” kata James. Februari lalu, Qualcomm—perusahaan yang bergerak di industri prosesor—meluncurkan inovasi AI terbaru yang disebut Qualcomm Artificial Intelligence (AI) Engine. Teknologi ini terdiri atas komponen perangkat keras dan perangkat lunak untuk mempercepat pengalaman pengguna akan on-device AI yang ada pada Qualcomm Snapdragon Mobile Platform tertentu.

“Qualcomm AI Engine tersedia dalam Snapdragon 845, 835, 821, 820, 710, dan 660 mobile platform, dengan pemrosesan ondevice AI yang ditemukan pada Snapdragon 845,” kata Shannedy Ong, Country Manager Qualcomm Indonesia. Shannedy menjelaskan, manfaat utama on-device AI meliputi respons secara real-time, peningkatan privasi, dan keandalan yang lebih baik. Didukung AI Engine, prosesor dari Snapdragon, seperti Qualcomm Hexagon Vector Processor, Qualcomm Adreno GPU, dan Qualcomm Kryo CPU dirancang untuk menjalankan aplikasi AI secara cepat dan efisien. “Konsumen mungkin tidak menyadari bahwa kemampuan AI yang dimiliki Qualcomm telah digunakan secara luas oleh beragam ekosistem ponsel pintar,” ujarnya. Menurut Shannedy, banyak produsen ponsel pintar memanfaatkan komponen AI pada Snapdragon Mobile Platform untuk mempercepat aplikasi AI di perangkat mereka. Produsen tersebut di antaranya Xiaomi, OnePlus, Vivo, OPPO, Motorola, ASUS, ZTE, Nubia, Smartisan, dan Blackshark. “Mereka berencana mengoptimalkan aplikasi AI menggunakan AI Engine pada ponsel pintar tertinggi mereka di masa depan dengan menggunakan Snapdragon,” kata Shannedy. Pada perhelatan Huawei Global Analyst Summit 2018 di Shenzhen, Cina, April lalu, Huawei memperkirakan pada 2025, sebanyak 86 persen perusahaan yang beroperasi secara global akan mengadopsi kecerdasan buatan.

AI diperkirakan akan menggantikan peran manusia dalam mengolah data suatu perusahaan. Sebab jumlah data di seluruh dunia diperkirakan akan melonjak dari 8 miliar terabyte pada 2015, menjadi 180 miliar terabyte pada 2025. Huawei Rotating Chairman, Eric Xu, mengatakan dalam dunia yang serba hebat ini, Huawei juga ingin menjadi perusahaan yang hebat. “Kami ingin mengantarkan manusia ke standar peradaban berikutnya,” kata Eric Xu. Karena itu, Huawei akan menjadi perintis jalan menuju dunia yang serba cerdas, dengan berfokus terhadap infrastruktur TIK dan perangkat cerdas. “Huawei menargetkan agar seluruh portofolio produk dan solusi komputasi awan, jaringan, dan perangkat untuk makin kompetitif serta menghadirkan pengalaman yang belum pernah terbayangkan sebelumnya lewat adaptasi teknologi berbasis AI,” ujar Eric.