Doktor Karbitan Kampus Guru

Kerja sama program pendidikan strata tiga (S-3) Universitas Negeri Jakarta dengan 12 perguruan tinggi negeri menuai sorotan. Tanpa ada izin Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, program yang digelar sejak 2009 ini telah diikuti 500 peserta, yang separuhnya sudah lulus mengantongi gelar doktor. Bukan hanya tanpa izin, sekolah doktor di perguruan tinggi yang dijuluki Kampus Guru ini menerabas banyak aturan.

Tim Evaluasi Kinerja Akademik dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah turun meneliti penyimpangan tersebut. Penelusuran Tempo sejak pertengaha Juli lalu menemukan terjadi banyak praktik lancung, seperti pembukaan kelas jauh, jadwal perkuliahan yang dipadatkan, rekayasa tanda tangan bukti kehadiran, dan pemalsuan nomor induk mahasiswa. Disertasi, sebagai syarat utama kelulusan, terindikasi banyak hasil plagiarisme.

Menafsir Ulang Monumen

Ada juga karya Budi Adi Nugroho berjudul In Search of Gold. Budi menampilkan semacam bandul besar yang satu sisinya datar berwarna keemasan, sedangkan sisi lainnya cembung berwarna merah jambu. Bandul ini terus berputar dan memantulkan cahaya dari kedua sisinya. Edwin Windu Pranata membuat ruparupa bentuk berwarna cerah dari barang sehari-hari, seperti kepala sikat WC, cetakan lontong, dan tali-temali. Benda-benda ini ditaruh di rak tiga tingkat berlapis kaca.

Kurator pameran, Rizki A. Zaelani, menyebut karya ini sebagai satu bentuk pendekatan baru dalam seni patung yang mampu menampilkan konsep monumen dari benda sehari-hari. ”Aspek monumental ternyata dapat juga dibentuk dalam proses seketika,” kata Rizki. Sejumlah pematung senior turut serta dalam pameran ini. Karya Rita Widagdo berjudul Interwoven Energy menjadi penyambut di pintu masuk. Karya ini berupa lempengan stainless steel yang membentuk sebuah gelombang. Tak jauh, ada dua seri pahatan di atas marmer karya Sunaryo berjudul Let Your Boat of Life be Light 1 & 2. Ada pula karya Putiaso yang dibuat Nyoman Nuarta pada 2005 berupa monumen jantung raksasa yang terbelah tepat di tengah sehingga menampakkan daging berwarna merah.

Atasi Rasa Sakit Dengan Air Hangat

Proses persalinan yang panjang tak jarang menimbulkan rasa sakit yang nyaris tak tertahankan. Menyempatkan diri untuk mandi air hangat ternyata bisa membantu meredakan sakit. Atau, kita juga bisa mencoba terapi “heat and cold”, yaitu dengan menaruh kompres dingin di dahi sekaligus kantong air hangat di pinggang belakang. Sementara itu, mulailah merelakskan tubuh dan mengatur napas. Inhale…, exhale….

“ lowongan kerja gratis ke Jerman dengan program ausbildung di Jerman “ ~ sat-jakarta ~

Fakta Di Balik Bawaan Beres-Beres

Dorongan untuk bersih-bersih dan menata barang selama kehamilan ternyata sudah mengakar sejak dahulu kala. Seperti burung yang membangun sarang untuk anak-anaknya, manusia terdorong untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi keturunannya. “Terkadang, dorongan ini ber dasarkan kebutuhan praktis, namun ada juga aspek emosi onalnya,” ujar Siobhan Dolan, MD, MPH, Profesor Obstetri dan Ginekologi dari Albert Einstein College of Medicine, Yeshiva University, Amerika Serikat. Menata kamar bayi dan membeli barang keperluan bayi memberi kesempatan bagi Mama untuk lebih dekat dengan pasangan dan keluarga. “Pastikan ruangan yang dibersihkan punya ventilasi bagus, sehingga Mama terhindar dari efek beracun produk-produk pembersih,” tambah Dolan.

Lebih Banyak Mama Melahirkan Di Pagi Hari

Riset yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat, menemukan, sejalan dengan meningkatnya angka persalinan sesar atau normal dengan bantuan induksi, semakin banyak bayi di Amerika Serikat yang dilahirkan di pagi hingga siang hari, sesuai dengan jam operasional di rumah sakit. Namun, hal ini tidak berlaku untuk kelahiran di luar rumah sakit. “Kelahiran ini lebih sering terjadi pada dini hari, setelah pk. 01.00. Umumnya, kelahiran ini sedikit sekali disertai tindakan, sehingga waktu persalinannya terjadi lebih alami,” papar TJ Mathew dan Sally Curtin dari National Center for Health Statistics, institusi yang bernaung di bawah Centers for Disease Control and Prevention.

Rambu-rambu } Konsultasikan dahulu dengan dokter untuk melihat kesiapan Mama beryoga. Biasanya baru diizinkan setelah 40 hari setelah bersalin (masa nifas berakhir). } Perlu bimbingan instruktur, setelah mahir baru bisa dilakukan sendiri. } Lakukan dengan hati-hati, jika muncul keluhan seperti nyeri di perut, segera utarakan ke instruktur. } Semua gerakan dilakukan selama 10-20 detik.

Langsing dengan YOGA

Tak hanya langsing, Mama akan merasa lebih bugar dan sehat, karena otot-otot pulih dan kembali kuat. Setelah masa nifas berakhir, rasanya sungguh tak sabar, ya, Ma, ingin segera langsing kembali seperti sebelum hamil dan melahirkan. Nah, mulai edisi 875 ini, berturut-turut selama tiga edisi, Mama dapat mewujudkan keinginan itu dengan melakukan “yoga langsing”.

“ tempat favorit kursus bahasa jerman di Jakarta dengan harga terjangkau “ ~ sat-jakarta.com ~

Pada bagian pertama ini, gerakan yoga yang disajikan bertujuan mempersiapkan tubuh dan meningkatkan kualitas kebugaran sebelum Mama melakukan gerakan yoga yang fokus pada pelangsingan. Selain itu, gerakan yoga pertama ini pun bermanfaat untuk melancarkan produksi ASI. Sebelum memulai, jangan lupa siapkan dahulu peralatan yang dibutuhkan, yaitu: matras, selimut (dilipat/digulung), kursi, guling, dan tali. Nah, selamat beryoga!

PERVATASANA Duduk bersila, luruskan tangan ke depan dengan telapak tangan menghadap ke luar dan saling berkaitan. Tatapan mata ke depan, dada tegak, bernapas seperti biasa.

PARSHVOTTANASANA Tempelkan kedua tangan di dinding, letakkan kaki kiri di belakang, kaki kanan di depan, letakkan telapak kaki kanan di atas selimut yang dilipat. Lakukan gerakan sebaliknya dengan kaki kanan di belakang.

SETU BANDHA SARVANGASANA Kaki hingga punggung berada di atas guling, gunakan tali untuk mengikat kaki agar seimbang, letakkan bahu dan kepala di atas matras, tangan direntangkan, lebarkan kaki sejajar dengan pundak.

JANU SHIRSHASANA Ambil posisi duduk, luruskan kaki kiri, tekuk kaki kanan hingga telapak kaki menyentuh paha kaki kiri. Gunakan tali dan kaitkan ke telapak kaki kiri, lalu tarik hingga otot-otot tubuh menegang. Lakukan gerakan sebaliknya.

VIPARITA KARANI Letakkan kaki hingga betis di atas kursi, bokong di atas lipatan selimut, sementara punggung dan kepala di atas matras. Rentangkan tangan.

SUPTA BADDHA KONASANA Letakkan kepala di atas selimut yang dilipat, bagian perut di atas guling, tekuk kedua kaki sehingga kedua telapak kaki bertemu, kedua lutut di atas selimut. Ikat tali pada kaki, lalu rentangkan tangan.

SHAVASANA Letakkan kepala di atas selimut yang dilipat, posisi tidur telentang, rentangkan tangan. Mata ditutup kain, atur napas dengan baik.

 

Wawancara dengan Sri Mulyani Indrawati

Target penerimaan tax amnesty Rp 165 triliun itu akan tercapai? Itu pertanyaan yang berkali-kali diajukan ke saya. Benarkah hitung-hitungan Anda hanya Rp 60 triliun yang realistis? Saya enggak punya hitung-hitungan sendiri. Saya ke sini jadi menteri kan sudah ada undang-undang tax amnesty. Saya sudah punya Undang-Undang APBN yang harus saya kerjakan. Saya rasa pembayar pajak potensial kita, yang selama ini melakukan penghindaran pajak atau tax planning, sangat riil. Kalau tidak, rasio pajak kita tidak bakal serendah ini. Jadi kita punya banyak potensi yang saat ini tak bisa kita kumpulkan. Dengan tax amnesty, orang tanya nanti kalau presidennya bukan Jokowi bagaimana. Kami punya undang-undang, saya perbaiki institusinya, kita bikin kerjanya.

Saya Ingin Membangun Kepercayaan

SRI Mulyani Indrawati adalah bintang yang kembali. Presiden Joko Widodo ”memanggil” dia pulang dari jabatannya yang mentereng sebagai Direktur Pelak sana Bank Dunia. Sri ditunjuk menjadi Menteri Keu angan. Ia menempati pos yang sama dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, periode ketika ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik se-Asia versi Emerging Markets Forum pada 2006.

”Kalau Anda diminta pemimpin negara untuk berkontribusi, dan Anda merasa secara personal atau secara profesional dan idealismenya sesuai, Anda harus melakukannya,” kata Sri dalam wawancara khusus pada Kamis pekan lalu. Sepekan menempati pos strategis itu, Sri memangkas anggaran belanja negara sebesar Rp 133,8 triliun.

Kala Masjid (Dicap) Menebar Ancaman Bag4

Kermiche dan Petitjean, yang diketahui telah berbaiat kepada kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), bahkan sempat menyandera dua biarawati dan sepasang anggota jemaat lanjut usia, sebelum ditembak mati polisi. Peristiwa horor di St. Étienne du Rouvray melengkapi rentetan aksi teror yang mendera Prancis dalam satu setengah tahun terakhir.

Dari insiden Charlie Hebdo, yang menewaskan 12 orang; serangan Paris, 130 orang tewas; hingga aksi serudukan truk maut yang merenggut 84 nyawa di Kota Nice pada 14 Juli lalu. Para pelaku semua serangan mematikan itu diketahui berkelindan dengan kelompok Islam radikal, entah Al-Qaidah entah ISIS. Pemerintah Prancis bereaksi keras, mengarahkan sorotan pada 2.500 masjid di penjuru negeri.

Keluh Mahal Uang Kuliah Tunggal bag6

Padahal tuntutannya turun hingga separuh. ”Rumit prosesnya. Saya menyerah, enggak banding lagi,” ucapnya. Apa yang dialami Lia dan Yudi serta mahasiswa perguruan tinggi negeri yang juga mengajukan permohonan banding lain tampaknya berbanding terbalik dengan tujuan awal diberlakukannya sistem uang kuliah tunggal. Seperti yang dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Ainun Na’im, uang kuliah tunggal adalah bentuk dari biaya pendidikan berkeadilan.

Sistem uang kuliah tunggal sebenarnya diterapkan untuk menyederhanakan uang kuliah dengan banyak pos. Uang kuliah tunggal membuat mahasiswa tak perlu membayar uang pangkal, uang laboratorium, uang gedung, bahkan uang wisuda. Meski begitu, biaya kuliah disesuaikan dengan fakultas dan jurusan. Untuk jurusan dengan kebutuhan praktek dan laboratorium lebih banyak, biayanya jelas lebih tinggi.

Sebelumnya, Anda mengatakan ignorant, apakah tetap seperti itu saat menjadi menteri?

Ini sudah saya jawab. Sudah saya jelaskan ke Menteri Hukum. Silakan bertanya kepada beliau.

Ketika masuk ke Kementerian ESDM, apakah Anda mengetahui peta di dalam kementerian itu? Kalau saya mengetahui bakal masuk hutan belantara dan akan banyak ular di sana, tentu saya tidak berani. Karena tidak tahu, akhirnya berani. Tapi, insya Allah, kita hidup akan ada manfaatnya untuk orang lain.

Benarkah Anda akan diangkat kembali menjadi menteri setelah status kewarganegaraan selesai? Ketika diangkat menjadi menteri, saya berpandangan bahwa jabatan itu amanah. Sebelum dilantik jadi menteri, saya seorang insinyur. Lalu ada skenario dari yang atas saya jadi menteri. Saat dilantik pun dalam hati saya bersiap bahwa sewaktu-waktu jadi orang biasa. Jabatan itu tidak langgeng.

Paspor Amerika Untuk Mengurus Paten

Berbicara dengan media sempat menjadi momok bagi Arcandra Tahar. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini mengaku selalu menghindari berbicara banyak dengan wartawan sejak awal men jabat menteri hingga awal-awal kasus kewarganegaraannya mencuat ke publik. Namun sikap itu luntur pada Rabu pekan lalu. Seusai acara penurunan bendera pusaka di Istana Negara, Arcandra memutuskan bertemu dan berbicara panjang dengan sejumlah wartawan.

”Saya merasa berdosa tidak melayani pertanyaan wartawan yang melaksanakan tugas,” katanya. Guna menjelaskan polemik kewarganegaraannya itu, Arcandra menerima Arif Zulkifli, Setri Yasra, Sunudyantoro, Dini Pramita, dan fotografer Dhemas Reviyanto dari Tempo di rumah dinas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, pada Kamis malam pekan lalu. Dalam wawancara selama hampir dua setengah jam itu, Arcandra menjawab dengan sangat hati-hati setiap pertanyaan.