Tesaurus Akil Balig Endarmoko Bag5

Pengelompokan seperti ini langkah pembaruan, kekhasan dari Tesamoko. Landasan spontan secara intuitif ini—dan oleh karena itu tidak tertuangkan ke dalam kata pengantar Tesamoko—sungguh menantang untuk dicermati dari lema satu ke lema berikutnya, lalu disingkapkan menjadi penjelasan yang tersurat. Sebab, tak setiap lema sama dasar penggolongannya dengan yang pada lema elok.

Ini lahan yang dapat menjadi umpan bagi penelitian semantik, khususnya terkait dengan bahasa Indonesia. Terakhir, ada satu lagi yang mengesimakan pada Tesamoko, terpaut dengan lema heran. Heran pada Kamus Besar dijelaskan dalam keberpautannya dengan makna ‘ganjil, aneh, ajaib’. Tesaurus 2006, mengikuti Kamus Besar, mencantumkan itu sebagai kesinoniman jenis kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published.