Adab Mengunjungi Bayi Baru Lahir

Saat ada teman mengabari bayinya lahir, kita ingin buru-buru menjenguknya, bukan? Selain ingin mengucapkan selamat dan memastikan kondisi nya baik-baik saja, kita pun penasaran ingin melihat seperti apa sih tampang si kecil. Iya kan, Ma? Boleh-boleh saja, kok. Masalahnya, kadang kita lupa apakah mama yang baru melahirkan bersedia dijenguk saat itu juga?

Baca juga : ausbildung jerman

Siapa tahu ia masih ingin sendiri bersama bayinya. Kita tentu tahu, pascamelahirkan, perasaan dan kondisi seorang mama bisa sangat campur aduk. Terkadang masih merasa nyeri, lelah, kurang tidur, hingga sensitif akibat pengaruh hormon-hormon yang sangat memengaruhi mood. Periode setelah bersalin juga merupakan masa-masa mama belajar memba ngun rasa percaya diri sebagai ibu baru, belajar mengenali bayinya terutama belajar menyusui dengan kondisi di ri yang juga belum stabil.

Banyak ma ma yang juga tidak mau terlihat “berantakan” dan lebih nyaman bila tidak dijenguk dulu. Dengan terlalu banyak penjenguk, otomatis waktu istirahat ber ku rang, begitu pula waktu berinteraksi dengan bayi. ADAB BERKUNJUNG KE RUMAH SAKIT Kunjungan di rumah sakit atau rumah bersalin sebaiknya dilakukan dengan mengikuti jadwal berkunjung yang ditentukan. Perhatikan juga kondisi ibu yang baru melahirkan. Cari tahu lewat suami atau orangtua si mama baru, apakah cukup fi t dan suasana hatinya bagus.

Saat berkunjung beramai ramai, bagi dalam beberapa kelompok kecil, masuklah secara bergantian. Saat melihat bayi, tahan diri untuk tidak menggendong atau menciumnya. Bisa saja si bayi tiba-tiba menangis keras dan sulit ditenangkan karena banyak tangan ingin menjamahnya. Tidak enak juga, kan? Kalau bayinyasedang ber ada di kamar bayi, kita tidak perlu ngotot kepada suster/ bidan untuk di keluarkan hanya garagara kita pena saran ingin melihat wajahnya.

Sebelum melihat bayi, pengunjung juga harus mencuci tangan terlebih dahulu, baik dengan sabun dan air maupun dengan cairan antiseptik. Tidak dian jurkan mengunjungi bayi baru lahir yang dalam kondisi sakit. Sistem kekebalan tubuh bayi baru lahir masih lemah dan rentan terkena penyakit. Sebagai tanda turut gembira, Mama cukup mengirimkan ucapan selamat lewat pesan singkat di ponsel.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published.