Bajak Atlet Demi Gengsi Medali Bag6

”Itu sudah ada standarnya dan resmi,” kata Abror. Zuhdi Yahya mengatakan badan tersebut memutuskan KONI Jawa Timur harus membayar Rp 300 juta. Kompensasi untuk Eko itu diambil dari belanja PON yang didapat Jawa Timur dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Jumlahnya lumayan besar. Pada 2015, dana itu mencapai Rp 200 miliar dan tahun ini naik menjadi Rp 350 miliar.

Dana itu dikucurkan pemerintah daerah demi mengejar ambisi menjadi juara umum, yang diraih pada PON 2008 tapi lepas pada PON 2012— Jawa Timur hanya berada di urutan ketiga di bawah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Eko bukan satu-satunya atlet yang ”dibajak” Jawa Timur untuk menghadapi PON 2016 ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *