Bajak Atlet Demi Gengsi Medali Bag5

”Kalau hanya masalah materi, kami bisa berikan semuanya. Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak pernah menawarkan fasilitas rumah, mobil, dan pekerjaan asalkan Eko tetap di Kalimantan Timur, tapi dia menolak,” kata Zuhdi. Baginya, keputusan Eko itu terasa menyakitkan. ”Kami yang membina sejak awal, lalu sekarang sudah berada di puncak kok memilih pindah.”

Karena KONI Kalimantan Timur tak menerbitkan surat keputusan mutasi, Eko membawa masalah ini ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia. Wakil Ketua KONI Jawa Timur Dhimam Abror Djuraid mengatakan badan arbitrase memang berwenang menentukan apakah seorang atlet bisa pindah ke daerah lain. KONI Jawa Timur akhirnya berhak atas Eko setelah membayar uang pembinaan ke Kalimantan Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *