Nyeri Badan, Mungkinkah Fibromyalgia? Bag2

Sementara itu, gejala rasa nyeri masih terus berlangsung sehingga pasien yang merasa tak kunjung sembuh, akhirnya berpindah-pindah dari satu dokter ke dokter lain. Bila rasa nyeri menetap hingga tiga bulan lebih disertai dengan gejala-gejala lainnya dan tidak terdeteksi adanya penyakit lain, barulah dokter mulai mengarahkan diagnosis pada fibromyalgia.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Selain melalui wawancara pasien, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan bagian tubuh mana saja yang terasa nyeri. Jika nyeri dirasakan pada lebih dari enam bagian tubuh, pasien sudah bisa dinyatakan mengalami fibromyalgia. Nah, pada mamil, seperti sudah disinggung di atas, fibromyalgia kerap tidak terdeteksi. Sebuah penelitian di Temple University, Pennsylvania, Amerika Serikat menemukan, mamil dengan fibromyalgia akan merasakan keluhan kehamilan yang lebih intens dibandingkan mamil tanpa fibromyalgia

Sebab itu, dalam mendeteksi sindrom fibromyalgia pada mamil, dokter akan mem bandingkan gejalanya dengan mail yang sehat, serta me nelusuri riwayat kesehatan mamil tersebut. %ila gejala yang dikeluhkan melebihi gejala kehamilan normal, mungkin saja Mama terkena sindrom fibromyalgia. Meski fibromyalgia mem buat mamil lebih “menderita”, dampaknya pada janin tidak selalu fatal. Studi yang dilakukan di Israel pada 2 mamil dengan fibromyalgia menemukan, hanya 0 yang mengalami keguguran. Studi itu lebih lanjut mengemukakan, meski mamil dengan fibromyalgia cenderung melahirkan bayi yang lebih mungil, angka kelahiran prematurnya relatif rendah.

Penyebabnya Belum Jelas

Penderita fibromyalgia mengalami rasa nyeri berlebihan akibat kelainan proses sensor di sistem saraf pusat, tetapi belum jelas apa yang menjadi penyebabnya. Sejumlah teori menduga, faktor keturunan atau genetik yang membuat kekacauan sistem saraf pusat tersebut. Ada pula yang menyebut kelainan neurotransmiter atau ketidakseimbangan senyawa kimia dalam otak sebagai biang keladi fibromyalgia.

Yang jelas, sejumlah besar penderita fibromyalgia mulai merasakan gejala-gejalanya setelah mengalami cedera, menjalani operasi, mengidap infeksi virus atau kejadian traumatis. Depresi dan stres tinggi yang berkepanjangan pun disinyalir menjadi faktor pencetus fibromyalgia. Karena itu, meski penyebab fibromyalgia belum diketahui secara pasti, namun bila tergolong kriteria berikut ini, maka berisiko mengalaminya, yakni berjenis kelamin perempuan‑ mereka yang berumur 30s 0 tahun‑ mereka yang anggota keluarganya menderita fibromyalgia‑ dan mereka yang mengalami trauma fisik atau emosional hebat.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *