Siapkah Si Kecil Toilet Training

Meskipun keberadaan diaper sangat membantu Mama Papa, jangan sampai terlewat menyiapkan si kecil untuk toilet training, ya. “Toilet training proses pembelajaran yang dilakukan oleh orangtua demi melatih adalah anak agar mampu BAK dan BAB di toilet serta mampu mengurus dirinya sendiri saat BAK dan BAB,” ujar psikolog Nurul Annisa.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Melalui toilet training ini, anak diajarkan tidak mengeluarkan air seni dan tinja di popok melainkan di toilet. Toilet training terdiri pada bowel control (kontrol buang air besar/BAB) dan bladder control (kontrol buang air kecil/BAK). Kemampuan mengontrol BAB umumnya lebih cepat dikuasai anak daripada BAK. Batita dianggap sebagai usia tepat untuk mengajarkan toilet training, karena pada usia 2–4 tahun, kemampuan anak untuk menahan BAK dan BAB mulai tampak. Ini terkait dengan kantong air seninya yang sudah lebih besar dan sistem saraf (sebagai alat kontrolnya) telah berkembang dengan lebih baik.

Namun demikian, secara psikologis kemampuan anak untuk dapat mengontrol BAK dan BAB dapat berbeda antara satu anak dengan anak lain. Di sinilah, kita perlu lebih peka melihat dan mengobservasi tingkat kesiapan anak. Sebab memberikan toilet training di waktu yang tidak tepat dapat memberi hasil kurang efektif. “Bahkan bisa memberikan efek kurang baik bagi anak. Anak dapat merasakan kekecewaan orangtua karena kegagalannya memenuhi harapan orangtua, yang berdampak pada perasaan tidak adekuat,” ujar Nurul.

Tanda Siap Toilet Training

Apa saja tanda-tanda batita siap untuk memulai toilet training? Kesiapan secara fi sik dapat dilihat dari rutinitas BAB atau BAK. Untuk itu, kita perlu memerhatikan keseharian si kecil. Apakah BAB/BAK terjadi pada waktuyang sama setiap hari? Atau mungkin memiliki pola yang cukup jelas, misal, anak selalu BAB pada pagi hari dan BAK setiap 2-3 jam sekali. Tanda lainnya, anak sudah mampu berkomunikasi bahwa ia sedang atau ingin BAB/BAK. Bila belum mampu berbicara dengan jelas, setidaknya terlihat dari ekspresi dan gerak-gerik tubuhnya. Selain itu, biasanya batita yang sudah siap tidak lagi buang air di malam hari, apalagi ketika tidur.

Sumber : https://eduvita.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *